wanita berambut merah dengan rambut rusak bercabang

Penyebab Rambut Bercabang dan Cara Mengatasinya

Posted on

Penyebab rambut bercabang ada bermacam-macam hal. Masalahnya, rambut tumbuh di bagian tubuh paling atas yaitu kepala, sehingga keberadaannya akan jelas terlihat. Padahal rambut memiliki tugas penting untuk melindungi kepala dari sengatan matahari, rintik hujan, hembusan udara panas dan dingin, serta lain sebagainya. Tugas tersebut membuat kerusakan seperti percabangan akan selalu terlihat jika rambut tidak dirawat dengan benar.

Kerusakan seperti percabangan rambut jelas akan menjadi masalah untuk kepercayaan diri seseorang. Apalagi kalau ia aseorang wanita yang sangat mengidolakan rambut sebagai mahkota. Itulah kenapa perawatan rambut menjadi hal penting, meskipun begitu kita juga harus tahu penyebab rambut bercabang. Tujuannya agar bisa melakukan tindakan pencegahan, karena pastinya percuma mengobati kalau kita masih melakukan hal-hal yang menjadi penyebab rambut bercabang.

Tanpa banyak bicara lagi, yuk, kita bahas.

 

Penyebab rambut bercabang

Faktor utama yang merusak sel-sel rambut adalah paparan panas berlebih. Coba cek hal-hal berikut ini, jangan-jangan kamu sering melakukannya?

Hobi pakai pengering rambut dan catokan

Rambut lurus yang indah akan memukau siapa saja ketika memandangnya. Tak ayal banyak orang berlomba-lomba menyatok rambutnya agar terlihat lurus setelah keramas. Ada juga yang hobi terburu-buru, sehingga mengeringkan rambut memakai mesin pengering atau “hairdryer”. Dua mesin inilah yang menjadi penyebab utama kerusakan rambut.

Kenapa? Pasalnya pengering rambut dan catokan bekerja dengan prinsip panas yang justru malah menjadi musuh utama rambut. Suhu panas dari kedua alat tersebut akan menguapkan cairan dalam rambut, sehingga rambut mengering dan sel-selnya mati. Ketika sel-sel mati, rambut akan pecah sehingga terlihat bercabang.

Parahnya lagi, ketika kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang. Sel-sel rambut yang sudah mati atau kering perlu direjuvenasi atau diremajakan kembali. Sayangnya hal ini tidak bisa dilakukan dengan mudah sehingga proses perbaikannya membutuhkan waktu lama. Bisa dimulai dengan mencukur bersih rambut, lalu memberikan vitamin pada akarnya sehingga dapat tumbuh kembali dengan lebih bagus daripada sebelumnya.

Pemakaian catok merupakan salah satu penyebab rambut bercabang
Pemakaian catok merupakan salah satu penyebab rambut bercabang.
Sumber: Blibli

Memposisikan ikat rambut di posisi yang sama juga bisa jadi penyebab rambut bercabang

Rambut membutuhkan udara untuk bernapas, sehingga tidak bagus untuk smengikat rambut setiap waktu di posisi yang sama. Ikat rambut yang digunakan di tempat yang sama akan merusak rambut, demikian pernyataan seorang ahli tata rambut bernama Mackenzie Day. Ia juga memiliki salon kecantikan yang jadi langganan artis-artis kenamaan di Artist Hause, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Ikatan rambut yang terlalu kencang dan dilakukan saat rambut masih basah akan membuat sel-sel sulit bernapas. Akibatnya sel-sel rambut menjadi mati dan terjadilah retakan. Retakan tersebut merupakan apa yang terlihat di mata kita sebagai percabangan.

Cat rambut berganti-ganti

Penyebab kerusakan rambut lainnya adalah percampuran bahan kimiawi yang terlalu kental sehingga merusak sel-sel hidup. Bahan kimia kental tersebut hadir dalam cat rambut. Pertumbuhan rambut akan terganggu atau terhambat, sehingga malah tumbuh percabangan akibat cat warna tersebut. Itulah kenapa cat rambut selalu menyertakan vitamin dalam paket penjualannya untuk mengantisipasi kerusakan.

Sayangnya, kecepatan menyerap asupan vitamin ini bisa berbanding terbalik dengan keinginan kita mengikuti tren. Bisa jadi rambut belum siap untuk dicat lagi, tapi kita memaksanya bergonta-ganti cat. Ini akan mengakibatkan kerusakan berupa percabangan rambut.

Membiarkan rambut rusak tumbuh panjang tanpa melakukan perawatan

Memotong ujung rambut secara berkala atau yang biasa dikenal sebagai “trimming” merupakan salah satu bentuk merawat kesehatan rambut. Penyebab rambut bercabang menjadi tambah parah adalah membiarkan cikal-bakal perpanjangan tumbuh bebas. Maka dari itu, kita perlu melakukan “trimming” atau memotong ujung rambut secara berkala.

Bibit-bibit percabangan rambut perlu ditangani sedini mungkin. Bila sudah terlanjur tumbuh panjang, maka akan terlihat jelek. Tidak perlu merasa rugi memotong tipis-tipis ujung rambut karena sebenarnya rambut yang dipotong sudah mati.

Keramas setiap saat

Meskipun membersihkan rambut dengan sampo merupakan kegiatan yang bagus, bukan berarti keramas bisa dilakukan sering-sering. Sampo termasuk bahan kimia yang juga dapat merusak pertumbuhan rambut bila digunakan terlalu sering. Frekuensi keramas paling bagus adalah sekali dalam satu hari, cukup untuk membersihkan minyak rambut dan kotoran-kotoran yang bersarang.

wanita berambut hitam keramas
Keramas terlalu sering bisa merusak kesehatan rambut.
Sumber: Klikdokter

Keramas sekali dalam satu hari dianjurkan untuk pemilik kulit kepala berminyak. Ini karena kulit kepala memproduksi sebum berlebih. Sedangkan untuk pemilik kulit kepala kering, cukup dua sampai tiga kali dalam satu minggu. Keramas berlebihan dapat membunuh sel-sel rambut sehingga warna aslinya memudar dan memunculkan percabangan.

 

Cara mengatasi rambut bercabang

Ketika kita sudah mengetahui kebiasaan-kebiasaan yang menjadi penyebab rambut bercabang, maka kita bisa mengatasinya. Bisa dengan tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut atau hal-hal lain yang justru bermanfaat untuk kesehatan rambut. Misalnya saja dengan membiasakan diri dengan hal-hal berikut ini.

  • Pengeringan rambut bisa dilakukan secara alami yaitu membiarkannya mengering sendiri. Bisa juga dengan mengusapnya dengan handuk agar lebih cepat kering. Selain itu, pemakaian catok lebih baik hanya dipakai berkala dan harus dibarengi dengan vitamin agar rambut tidak kering.
  • Variasikan pemakaian ikat rambut. Selain bagus untuk kesehatan rambut, juga membantu kamu agar tampil modis.
  • Warna rambut terbaik adalah warna alami. Kalaupun ingin memberikan variasi warna, tidak perlu ngeblok rambut dengan warna lain secara penuh. Usahakan pula agar tidak mengganti warna rambut sering-sering.
  • Lakukan “trimming” secara berkala seperti sebulan sekali atau lebih bagus dua minggu sekali. Ini merupakan solusi yang cepat dan langsung kelihatan manfaatnya.
  • Jangan lupa untuk menjadwalkan keramas sesuai dengan jenis rambut dan kulit kepala. Tambahkan juga vitamin rambut jika perlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *