bahan Polyester
bahan Polyester

Mengenal Bahan Polyester, Uniknya Terbuat dari Zat Kimia

Posted on

Jika Anda kerap bergelut dengan dunia fashion dan tekstilnya, maka pasti kalian tahu dengan yang namanya bahan Polyester. Salah satu jenis kain yang sering dijadikan campuran serat-serat kain lainnya ini memang sangat populer penggunaannya. Nah, mumpung sedang membicarakan Polyester, ada baiknya Anda juga menyimak beberapa ulasan dibawah ini untuk menambah informasi.

Baca Juga : Mengenal Bahan Fleece Bahan Dasar Jaket Dan Selimut

Kira-kira apa saja? Yuk, langsung simak uraiannya!

Inilah Spesifikasi Bahan Polyester

macam-macam jenis kain polyester
macam-macam jenis kain polyester

Menurut bahasanya, Polyester sebenarnya gabungan dua kata, yakni Polymer dan Ester. Kedua bahan ini lantas disatukan hingga menjadi serat sintetis buatan. Tidak hanya Polymer dan Ester saja, Polyester juga diberi tambahan bahan-bahan lain, misalnya Asam karboxyl, dan Alkohol. Bisa juga bahan Polyester diberi campuran Woll dan Katun untuk memberi ciri khusus. Proses pembuatan senyawa tadi tidak langsung serta-merta menjadi kain, melainkan melewati proses menjadi filament, benang, hingga akhirnya menjadi kain.



Jenis-Jenis Polyester

Dalam industri tekstil, ada 3 macam bahan Polyester yang sering digunakan, yakni :

  1. Polyethylene Terephthalate

Jenis kain yang sering disingkat menjadi PET ini dikenal sebagai salah satu jenis Polyester yang populer. Pasalnya, PET bisa di daur ulang dan lebih ramah lingkungan dibanding kain Polyester lainnya. Dalam proses pembuatannya pun, PET lebih singkat dan cepat. Lantaran efisiensi waktunya itulah, PET lebih banyak digunakan untuk produksi. Bagi yang belum tahu, PET sendiri dibuat dari ethylene glycol dan tereftalat acid. Tidak hanya untuk membuat celana dan hijab saja, PET juga dipakai untuk membuat botol plastik dan lain sebagainya.

  1. Poly-1 4-Cyclohexylene Dimethylene Tereftalat

Salah satu jenis Polyester ini terbuat dari bahan kimia yang lebih kompleks dari jenis lainnya. Sering disingkat dengan nama PCDT, kain ini memakan waktu pembuatan lebih lama dari PET. Namun tentu saja, hasilnya juga lebih baik. PCDT dinilai lebih elastis dibanding jenis Polyester lainnya. Penggunaannya pun eksklusif alias memiliki pasar tersendiri. Jika PET lebih digunakan untuk dasar pakaian, PCDT lebih sering dipakai untuk dasar tirai, sofa, dan furnitur-furnitur lainnya. Pasalnya selain lebih tahan lama, kain PCDT lebih kuat dan tidak mudah sobek.

  1. Benang Sintetis

Selain kedua bahan diatas, bahan Polyester ada yang berjenis benang sintetis. Sebenarnya jenis ini bukan berbentuk kain, melainkan berupa benang. Bahan ini juga dapat dipintal bersama filament, benang pintal, dan benang lainnya untuk membuat lembaran kain Polyester. Namun benang ini sangat disukai karena mampu menghasilkan kain yang lebih alami dari PET dan PCDT.

Kelebihan Dari Kain Polyester

Tentunya sebagai bahan yang populer, Polyester pasti memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki bahan lainnya. Kira-kira apakah itu? Yuk, simak kelebihan bahan Polyester dibawah ini!

  1. Anti Robek dan Anti Kusut

Kain yang dibuat dari bahan ini umumnya memang dikenal memiliki kualitas yang andalan. Selain tidak mudah rusak, bahan Polyester juga tidak mudah sobek dan kusut. Itu artinya, apabila bahan ini dipakai untuk dasar pakaian maka baju yang dikenakan juga akan tahan lama dan anti kusut. Kebanyakan bahan ini memang digunakan untuk dasaran pakaian outdoor seperti jersey.



  1. Elastis

Selain tidak mudah kusut, bahan satu ini juga tidak mudah melar. Pasalnya, Polyester memiliki tingkat elastisitas yang tinggi.

  1. Anti Kuman dan Bakteri

Terbuat dari senyawa kimia yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa tentunya membuat bahan ini bisa bertahan dengan baik dari serangan kuman dan bakteri. Itulah mengapa kain ini tidak gampang bau sehingga sangat cocok untuk penggunaan kain yang nantinya jarang dicuci, seperti tirai dan cover furnitur. Bahkan jika nanti kamu mencuci kain ini, Polyester dapat dengan cepat kering meski ia cenderung water resistant. Selain itu, mencucinya berkali-kali pun dengan bahan kimia, kain ini tetap tahan lama karena memang ia juga terbuat dari bahan kimia.

Kekurangan Dari Kain Polyester

Sayangnya, Polyester juga tidak luput dari kekurangan. Adapun beberapa kekurangan bahan ini adalah :

  • Panas

Karena terbuat dari bahan kimia dan bertekstur rapat, maka bahan ini cenderung sulit menyerap keringat. Hasilnya, tentu saja tubuh menjadi kegerahan karena panas juga tidak keluar. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan pakaian dari bahan ini kala musim hujan saja. Karena sifatnya yang menyebabkan hawa panas, maka sangat cocok untuk menghalau dinginnya udara di musim hujan, bukan?

  • Tidak Cocok untuk Mereka yang Berkulit Sensitif

Lantaran terbuat dari zat kimia, lebih baik mereka yang berkulit sensitif jangan memakai bahan ini ya.

  • Mudah Terbakar

Lantaran memiliki kandungan Polymer, maka kain ini sangat mudah terbakar. Selain itu, kain ini juga bisa menyusut jika disetrika dengan suhu overheat.

Harga Bahan Polyester

Berbicara mengenai harga kain ini, sebenarnya Anda bisa mendapatkannya dengan bervariasi. Pasalnya, bahan Polyester dijual dengan harga yang dipatok dari tingkat ketebalan, motif, dan bisa juga dari mode warnanya. Namun rata-rata, kain ini bisa didapat dengan harga sekitar Rp 40.000 hingga Rp 70.000 untuk per meternya.

Demikianlah ulasan kali ini tentang bahan Polyester. Semoga bermanfaat!

One thought on “Mengenal Bahan Polyester, Uniknya Terbuat dari Zat Kimia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *