bahan Fleece
bahan Fleece

Mengenal Bahan Fleece Bahan Dasar Jaket Dan Selimut

Posted on

Kalian pasti pernah menggunakan jaket atau sweater, bukan? Nah, jika kalian perhatikan, bahan dasar kain kedua item ini mungkin hampir sama dengan bahan kain selimut atau bedsheet. Dan memang iya, baik itu jaket, sweater, atau selimut, semuanya terbuat dari bahan yang bernama Fleece. Berbicara mengenai bahan Fleece, kali ini kita punya ulasan khususnya nih.

Baca Juga : Bahan Drill, Bahan Kain Langganan Untuk Pakaian Kantor

Kalian tentu penasaran dong seperti apa sih jenis kain yang juga imitasi wool ini? Nah, daripada bertanya-tanya, langsung aja deh simak ulasannya. Check this out!

Spesifikasi Bahan Fleece

kain fleece
Inilah kain fleece sering untuk bahan jaket

Kain satu ini merupakan salah satu jenis tekstil yang permukaannya terasa lembut, agak berbulu, dan juga bertekstur lembut. Bahan Fleece juga merupakan finishing dari bahan yang orang awam mungkin kenali sebagai imitasi wool. Pasalnya jika dilihat dari susunan materialnya, Fleece memang dibuat dari campuran Polyethylene terephthalate, Lycra, Nylon, dan beberapa bahan sintetis lainnya. Maka dari itu, Fleece sangat cocok dipakai untuk membuat selimut, jaket, atau sweater karena sifatnya yang hangat.



Jenis-Jenis Kain Fleece

Jika dilihat dari penyusunnya, Bahan Fleece bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :

  1. Kain Fleece Polyethylene

Salah satu jenis Fleece ini dapat dikenali dari permukaan kainnya yang terlihat lebih mengkilap dan lebih kaku dari jenis Fleece Cutton lantaran kandungan Polyester di dalamnya lebih banyak. Maka dari itu, bahan PE ini sering dipakai untuk dasaran outwear yang elegan dan sporty.

  1. Kain Fleece Cutton

Sama dengan namanya, bahan penyusun kain satu ini adalah Fleece yang dicampur katun alias Cutton. Karena tercampuri katun, maka kain ini menjadi yang terhalus dan terlembut dibanding semua jenis Fleece di dunia tekstil. Jika kamu pernah memegang kain ini, maka kamu pasti sadar jika serat Fleece Cutton lebih kasar dari serat kaos. Namun tentu saja, bahan ini merupakan kualitas terbaik untuk membuat pakaian hangat yang nyaman di kulit lantaran sifat katun yang juga memberikan rasa sejuk kala dikenakan.

  1. Kain Fleece CVC

Bahan dengan nama panjang Fleece Cutton Viscosa ini juga sering digunakan untuk bahan dasar membuat jaket hingga hoodie. Bertekstur lebih kasar dari jenis Fleece lainnya, Fleece CVC ternyata berada satu tingkat saja dibawah Fleece Cutton lho. Tentunya dengan harga yang murah dan kualitas mumpuni, tak ayal produk ini laris di pasaran.

Kelebihan Yang Harus Diketahui

Seperti bahan-bahan kain lainnya dari dunia konveksi dan tekstil, Bahan Fleece memiliki beberapa kelebihan yang kemungkinan tidak dimiliki bahan lainnya. Kira-kira apa nih kelebihan Fleece? Yuk, langsung aja kita intip pada ulasan dibawah ini!



  1. Gampang Kering

Meski tebal, ternyata Fleece mudah banget kering lho. Kamu cukup menjemurnya dibawah sinar matahari setelah selesai dicuci, angin-anginkan sebentar, maka kain ini tidak sampai setengah hari akan kering dengan sendirinya. Kelebihan ini juga yang menjadikan Fleece sangat cocok digunakan di udara yang lembab dan sering hujan, misalnya saja pegunungan. Pasalnya selain cepat kering, dalam keadaan basah pun Fleece masih bisa terasa hangat karena sifatnya sebagai insulator.

  1. Adanya Sirkulasi Udara

Selain menghantar panas, Fleece juga dikenal sebagai kain yang memiliki kemampuan breathability yang baik. Kala kamu menggunakan Fleece, dijamin deh tubuhmu tidak akan gerah meski kamu merasakan hangat. Hal ini karena Fleece mampu bersirkulasi dengan baik dari sela-sela pola seratnya.

  1. Bersifat Elastis

Karena memiliki kandungan Lycra di dalamnya, maka tidak heran jika Fleece cukup elastis untuk digunakan. Meski tebal, Fleece juga sangat mudah dilipat dan dikempeskan.

Kekurangan Yang Harus Diketahui

Dibalik semua kelebihan yang dimilikinya, kain Fleece ternyata juga memiliki beberapa kekurangan. Kira-kira apa aja kekurangannya?

  1. Mudah Kotor

Meski dikenal tahan terhadap lembab, ternyata Fleece tidak tahan debu. Hal ini mungkin disebabkan Fleece memiliki bulu-bulu halus di bagian permukaannya hingga debu tidak bisa lepas dengan mudah dari serat kain. Maka dari itu, harap hati-hati kala memakainya dan bersihkan sesering mungkin.

  1. Tidak Bisa Menghalau Suhu Ekstrem

Meski Fleece bisa digunakan di suhu dingin pegunungan, tapi jangan menggunakan Fleece di cuaca minus derajat celcius karena kamu bisa membeku lho. Pasalnya, Fleece tidak mampu menghalau suhu ekstrem di cuaca tersebut.

  1. Warna Mudah Pudar

Meski mudah melar, namun Fleece memiliki kekurangan yakni warnanya mudah pudar jika dicuci terus-terusan. Selain itu, jangan pernah menggunakan pemutih kala mencuci kain ini karena bisa merusak seratnya.

  1. Berat

Karena bertugas menghantar panas dan lebih tebal dari jenis kain lainnya, maka tidak heran jika Bahan Fleece lumayan berat. Jadi, bagi mereka yang tidak suka menggunakan bahan seperti ini, biasanya ini bukan pilihan meski menghantar panas sekalipun.



Harga Bahan Fleece

Memiliki kualitas yang sangat baik untuk membuat pakaian hangat hingga selimut, ternyata Fleece bisa didapatkan dengan harga yang relatif murah lho. Bahkan, bahan Fleece juga ramah kantong dan dijamin deh tidak akan membuat biaya produksimu membengkak.

Demikian ulasan kali ini tentang Bahan Fleece. Semoga ulasan ini memberi manfaat!

One thought on “Mengenal Bahan Fleece Bahan Dasar Jaket Dan Selimut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *