bahan spandek atau kain spandek
Bahan Spandek atau Kain Spandek

Bahan Spandek : Harga, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

Posted on

Mungkin bahan spandek sudah lumayan akrab di telinga kita. Ya, bahan yang memiliki elastisitas akan tetapi juga tetap mampu merenggang. Elastane adalah nama lain dari bahan spandek atau kain spandek ini. Oleh karena itu, wajar apabila bahan satu ini terkenal dengan elastisitasnya. Bahkan, tingkat renggangan dari kain spandek ini bisa lima kali lipat dari ukuran sesungguhnya. Fantastis bukan?

Bahan spandek atau kain spandek ini memang sengaja diciptakan sebagai pengganti karet. Bahannya yang 100 % sintetis memang mendukung untuk hal itu. Namun, sebenarnya, kain spandek masuk dalam kategori kain katun karena dibuat dari campuran kapas dan polyurethane. Selain itu, bahan satu ini ternyata sangat gampang untuk diberi warna. Oleh karena itu, bisa dicampurkan dengan berbagai bahan lainnya untuk menghasilkan warna serta bahan yang unik.

Lalu, apa saja sih sebenarnya spesifikasi dari kain spandek atau bahan spandek ini?

Baca Juga : Bahan Soft Jeans: Spesifikasi, Kelebihan, Harga dan Cara Merawatnya

Baca Juga : Bahan Babyterry: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan dan Harganya

Spesifikasi Bahan Spandek atau Kain Spandek

Di dunia fashion, bahan spandek atau kain spandek sudah bukan barang asing lagi. Bahan satu ini biasanya digunakan untuk berbagai macam fashion seperti baju dan lain sebagainya. Nah, berikut spesifikasi dari bahan satu ini:

1. Agak Tipis

Apabila dibandingkan dengan kain lainnya, kain spandek cenderung lebih tipis dibandingkan kain lainnya. Maklum, tingkat elastisitasnya tinggi. Jadi wajar kalau tipis.

2. Lebih Awet Dibanding Katun

Meskipun tipis dan termasuk salah satu jenis kain katun, sebenarnya, apabila mau membandingkan secara langsung, kain spandek lebih awet dibandingkan dengan kain katun. Hal ini disebabkan oleh kekuatan kain spandek yang berada satu tingkat di atas kain katun.

3. Cenderung Ketat dan Panas

Sebagaimana disebutkan di atas, bahan spandek terbuat dari kapas dan polyurethane. Nah, apabila prosentasi kapas lebih rendah dan prosentase polyurethane lebih tinggi, dapat dipastikan bahwa kain spandek yang dihasilkan akan lebih ketat dan cenderung panas.

4. Sebagian Berkilau, Sebagian Tidak

Umumnya, kain spandek memang agak berkilau. Namun, kilauan kain spandek ini tidak bisa dipukul rata untuk semua kain spandek. Sebab, ada sebagian kain spandek yang tidak terlalu berkilau.

5. Elastis

Sebagaimana dijelaskan di atas, nama lain dari bahan ini adalah elastane. Oleh karena itu, ciri utama dari kain spandek ini sebenarnya adalah tingkat elastisitasnya ini. Ia lebih elastis apabila dibandingkan dengan kain lainnya.

6. Nyaman Saat Dipakai

Meskipun tipis dan elastis, anda tidak perlu khawatir tentang kenyamanan bahan satu ini. Bahan spandek juga terkenal nyaman saat dipakai. Jadi, tidak usah ragu untuk membeli kain ini ya.

7. Tidak Membatasi Gerak

Seperti diketahui, sifat utama bahan satu ini adalah elastis. Oleh karena itu, pakaian yang menggunakan bahan satu ini dapat dipastikan tidak akan membatasi gerak pemakainya.

8. Mempertahankan Ukuran Asli

Karena sifatnya elastis, meskipun direnggangkan hingga beberapa kali dan seperti apapun, bahan spandek akan kembali seperti semula. Oleh karena itulah, bahan ini menjadi tidak mudah rusak karena sering digunakan.



9. Menempel Tubuh

Nah, kalau anda penggemar baju syar’i yang agak longgar-longgar, anda perlu berpikir dua kali untuk menggunakan bahan spandek sebagai bahan utama baju anda. Sebab, kain spandek biasanya menempel pada tubuh dan oleh karena itu bentuk tubuh pemakainya akan tampak dengan jelas. Akan tetapi, anda  masih bisa menggunakannya dengan cara men-double-i dengan pakain lainnya bukan?

Nah, itu dia sedikit spesifikasi dari bahan spandek atau kain spandek.

bahan spandek atau kain spandek 5
Bahan Spandek atau Kain Spandek

Jenis Bahan Spandek atau Kain Spandek

Sebagaimana diketahui, bahan spandek atau kain spandek memiliki banyak sekali variasi. Banyaknya variasi ini juga membuktikan bahwasanya bahan ini tidak bisa berdiri sendiri dalam proses pembuatannya. Ia membutuhkan bahan lainnya dalam proses pembuatannya. Lalu, apa saja sih jenis atau variasi bahan spandek atau kain spandek ini?

1. Spandex Cotton atau Katun Spandek

Namanya saja sudah katun spandek, berarti jenis yang pertama ini merupakan gabungan dari bahan spandek dengan katun. Kelebihan dari bahan katun spandek ini adalah kelembutannya dan daya serapnya terhadap keringat. Selain itu, bahan katun spandek ini juga lebih tahan lama. Selain juga elastis sebagaimana kain spandek lainnya tentunya. Umumnya, prosestase antara bahan spandek dan katun dalam katun spandek adalah 10-20 % banding 80-90 %.

2. Rayon Spandek

Rayon spandek adalah gabungan antara bahan rayon dengan spandek. Nama lain dari rayon spandek ini adalah kain linen. Kain satu ini terbilang lebih lembut dibandingkan dengan katun spandek dan lebih tidak mudah kusut. Selain itu, kain satu ini juga memiliki daya serap keringat yang lumayan bagus. Tidak hanya itu, saat dipakai, kain satu ini juga terasa dingin dan nyaman di kulit.

3. Ballon Spandex atau Spandek Balon

Bukan. Balon spandek bukanlah campuran antara balon dengan spandek. Akan tetapi, balon spandek terbuat dari campuran antara serat spandek dan serat polyester. Ballon spandek terkenal ringan, mengkilap dan sangat lentur. Selain juga dapat dengan mudah melepas panas yang ada. Perawatannya pun mudah karena serat-seratnya tidak mudah rusak.

4. Korean Spandex atau Kain ITY Spandek

Nama lain dari korean spandex atau spandek korea adalah kain ITY Spandek. ITY sendiri tidak lain adalah singakatan Interlocked Twisted Yarn. Bahan satu ini memiliki ciri utama lembut. Selain juga jatuh saat dipakai. Apabila dibandingkan dengan rayon spandek atau spandex rayon, Korean Spandex lebih berat.

5. Spandek Lainnya

Selain empat variasi dari bahan spandek di atas, masih banyak lagi variasi spandek lainnya. Diantaranya adalah bahan nilon spandek, bahan katun spandek, rayon spandek, spandek semi rayon, polyester spandek, spandek rayon super, spandek korea, spandek jersey, dan spandek denim dlsb. Banyaknya sama dengan jumlah bahan yang menjadi campuran kain spandek itu sendiri.



Lalu, apa saja sih sebenarnya kelebihan dari bahan spandek atau kain spandek ini? Berikut kelebihan-kelebihan dari bahan satu ini:

bahan spandek atau kain spandek 4
Bahan Spandek atau Kain Spandek

Kelebihan Bahan Spandek atau Kain Spandek

Ada banyak kelebihan dari bahan spandek. Akan tetapi, di sini kami hanya akan mengulas sebagian saja kelebihan dari kain satu ini.

1. Ringan

Barangkali, tidak akan ada yang membantah jika dikatakan bahwa kelebihan utama dari kain spandek adalah ke-ringan-annya. Sifatnya yang dapat merenggang membuat bahan spandek memiliki bobot yang ringan. Tak heran apabila kemudian kain ini digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakaian dansa dan pakaian olahraga.

2. Tidak Membatasi Gerak Pemakai

Sifat utama bahan spandek, selain elastis, adalah ringan. Oleh karena itu, berkat keelastisan dan keringanannya, bahan ini mudah bershabat dengan pemakainya alias tidak akan membatasi gerakan si pemakai. Wajar jika kemudian bahan ini digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakaian yang membutuhkan banyak gerak seperti baju olahraga atau baju dansa.

3. Banyak Varian

Bahan spandek sendiri sebenarnya adalah salah satu bahan yang dapat dicampurkan dengan berbagai bahan lainnya untuk menghasilkan kain. Oleh karena itu, banyak sekali variasi kain spandek. Sebagaimana variasi kain itu sendiri. Akan tetapi, setidaknya, ada beberapa varian kain spandek –yang akan kami jelaskan detailnya di bawah nanti. Diantaranya adalah spandex balon, rayon spandek, katun spandek, ity spandek atau korean spandek, nilon spandek, spandek semi rayon, spandek rayon super, spandek jersey, dan spandek denim, polyester spandek dlsb.

Semua varian spandek di atas mempunyai kelebihan dan cirinya masing-masing. Oleh karena itu, perawatan antara satu varian spandek dengan varian spandek lainnya pun berbeda. Anda harus mengenali dahulu varian atau jenis spandek yang ada punya guna perawatannya.

4. Tahan Sinar UV

Satu lagi kelebihan kain spandek adalah daya tahannya terhadap sinar UV. Sinar UV sendiri biasanya adalah sinar yang dihasilkan dari matahari. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kain spandek tahn terhadap paparan sinar matahari.

5. Tahan Minyak Kulit

Kulit anda berminyak? Tenang saja, bahan atau kain spandek ini ternyata juga tahan terhadap minyak yang ada di kulit. Oleh karenanya, meskipun kulit anda berminyak, hal itu tidak akan menyebabkan kain spandek yang anda kenakan menjadi rusak.

6. Tidak Berkerut

Kebanyakan pakaian akan menjadi berkerut ketika dicuci. Namun, hal itu tidak berlaku untuk pakaian yang berbahan kain spandek. Sebab, bahan satu ini terkenal tidak mudah berkerut. Jadi, setelah mencucinya, anda tidak perlu repot-repot untuk menyetrikanya. Tanpa disetrika pun, pakaian yang berbahan kain spandek tidak akan tampak berkerut.

7. Lembut

Selain kelebihan yang telah disebutkan di atas, kelebihan lain dari kain spandek adalah bahannya yang lembut. Kelembutan kain spandek ini membuatnya menjadi nyaman saat dipakai.



8. Elastis

Nah, kelebihan satu ini merupakan kelebihan yang paling utama yang dimiliki oleh bahan spandek. Apalagi kalau bukan elastis. Ya, nama lainnya saja elastane. Jadi, bahan satu ini memang terkenal sebagai bahan yang elastis. Oleh karena itu, sering digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian olahraga atau dansa yang membutuhkan banyak pergerakan. Sebab, bahan satu ini tidak akan membatasi gerakan penggunanya dan mempermudah penggunanya untuk bergerak sebebas mungkin.

9. Kembali Seperti Sedia Kala

Meskipun bahan ini bisa merenggang hingga 5 kali lipat dari ukuran aslinya, akan tetapi bahan spandek akan dengan mudah kembali ke ukuran asalnya setelah direnggangkan. Jadi, anda tidak perlu khawatir bahan ini akan menjadi molor atau melar. Sebab, ia memiliki kemampuan untuk mengembalikan ukurannya ke ukuran sedia kala.

10. Tahan Asam, Alkali, Keringat, Air Laut hingga Suntan Lotion

Soal ketahanan, boleh dibilang bahan spandek ini jagonya. Tidak hanya bisa tahan terhadap alkali, asam dan keringat, bahan ini juga bisa tahan terhadap suntan lotion hingga ar laut. Oleh karena itu, warna dari bahan satu ini juga tidak memudar karena daya tahannya satu ini.

Lalu, apa saja sih kekurangan kain spandek? Berikut kekurangan-kekurangan bahan satu ini:

bahan spandek atau kain spandek 1
Bahan Spandek atau Kain Spandek

Kekurangan Bahan Spandek atau Kain Spandek

1. Daya Serap Yang Tidak Baik

Daya serap bahan satu ini bisa dibilang masih di bawah standar. Uap air atau keringat akan mudah terjebak ke dalam kain ini. Akan tetapi, tentu saja, hal ini juga tergantung dari seberapa banyak campuran bahan lainnya yang ada dalam kain spandek.

2. Kurang Baik Menyerap Keringat

Meskipun bahan spandek sangat cocok digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakaian olahraga atau dansa yang membutuhkan banyak gerakan, akan tetapi, bahan satu ini ternyata memiliki kekurangan dalam soal daya serapnya terhadap keringat. Jadi gimana dong?

Solusinya adalah dengan mencampurkan bahan lain yang mudah menyerap keringat ke dalam bahan spandek ini agar bahan yang dihasilkan nantinya bisa menyerap keringat dengan baik. Ingat, variasi kain spandek sangatlah banyak. Tergantung campuran bahannya.

3. Sensitif Panas

Kekurangan lainnya dari kain spandek adalah sensitifitasnya terhadap panas. Oleh karena itu, pakaian yang terbuat dari bahan spandek sebaiknya tidak disetrika. Sebab, apabila disetrika, bisa menyebabkan kain ini berkerut.



4. Memperlihatkan dengan Jelas Bentuk Tubuh

Nah, karena bahan satu ini memang elastis, maka kekurangan lain yang dimiliki oleh kain spandek adalah bahwa ia dapat memperlihatkan dengan jelas bentuk tubuh. Sebab, ia akan menempel pada tubuh si pemakai apabila dikenakan.

5. Bau

Karena daya serapnya yang kurang baik dan tidak bisa menyerap keringat dengan baik, maka bahan ini juga mudah sekali menjadi bau. Tentu hal ini menjadi hal yang tidak mengenakkan bagi anda dan kepercayaan diri anda.

6. Infeksi Ragi

Selain dapat menimbulkan bau yang kurang enak, bahan satu ini ternyata juga dapat menyebabkan infeksi ragi looh. Hati-hati yaa.

7. Butuh Bahan Lain

Memang sih, variasi dari kain spandek sangatlah banyak. Akan tetapi, variasi yang banyak itu juga menjadi bukti bahwasanya bahan spandek tidak bisa berdiri sendiri. Artinya, ia membutuhkan bahan lainnya dalam proses pembuatannya sehingga menjadi kain spandek yang siap pakai.

8. Serat yang Licin

Terkahir, kekurangan dari kain spandek adalah seratnya yang licin. Ya, meskipun sebagian orang memang menyukain bahan yang licin sih. Akan tetapi, hal ini juga tentu akan membuat bahan satu ini menjadi sulit dibentuk bukan?

Harga Bahan Spandek atau Kain Spandek

Nah, terakhir adalah soal harga. Berapa sih harga bahan spandek atau kain spandek ini di pasaran? Soal harga kain satu ini sebenarnya bervariasi. Biasanya, harga kain satu ini berkisar antara Rp. 30.000 hingga Rp. 150.000. Tergantung jenis atau variasi dari kain spandek itu sendiri. Ingat, variasi spandek sangat banyak. Jadi, sebanyak itu pulalah variasi harganya.

 

(Ahyana Hijab)

 

2 thoughts on “Bahan Spandek : Harga, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *