bahan polyester
bahan polyester

Bahan Polyester : Spesifikasi, Jenis, Kelebihan, Kekurangan dan Harganya

Posted on

Bahan polyester merupakan salah satu jenis bahan kain yang kerap digunakan dalam dunia fashion. Berbeda dari kebanyakan kain yang terbuat dari bahan alami seperti kapas, serat pohon, dan sutra, bahan polyester ini terbuat dari campuran beberapa bahan khusus yang telah dimodifikasi oleh manusia sehingga bisa menghasilkan sebuah serat kain yang dinamakan polyester. Ingin tahu lebih detail mengenai seluk beluk bahan kain polyester? Silahkan simak spesifikasinya berikut ini.

Bahan Polyester : Pengertian dan Spesifikasinya

Secara harfiah kata polyester berasal dari 2 kata latin yakni polymer dan ester. Keduanya merupakan senyawa kimiawi yang bila disatukan akan membentuk sebuah serat sintetis buatan. Tentunya proses ini tidak hanya melibatkan 2 senyawa tersebut, namun juga dengan menambahkan bahan-bahan lain seperti alkohol, asam karboxyl, dan sebagainya.


Baca juga : Bahan Spandek : Harga, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

Hasil dari proses di atas tentu tidak langsung menjadi lembaran kain. Ada proses menjadikan polyester sebagai filament / serat panjang dan halus dulu. Kemudian, filament harus dipintal dulu menjadi benang, baru bisa digunakan untuk membuat selembar kain. Tak jarang, bahan atau kain polyester akan ditambahi bahan woll dan cutton saat dipintal untuk menciptakan kain dengan ciri khas khusus.

bahan polyester 4
Kain Polyester

3 Macam Jenis Bahan Polyester dalam Industri Tekstil

Terdapat 3 jenis bahan polyester bila dibedakan berdasarkan kegunaannya dalam dunia industri. Agar lebih terperinci, kami akan mengulasnya dalam bentuk poin-poin di bawah ini.

1.   Polyethylene Terephthalate (PET)

Serat polyester yang paling terkenal di dunia industri adalah bahan PET. Hal ini karena sifatnya yang dapat didaur ulang sehingga dirasa lebih ramah lingkungan. Selain itu, PET juga memakan waktu yang paling singkat dibandingkan jenis polyester yang lain saat diproses menjadi sebuah lembaran kain. Efisiensi waktu ini jugalah yang menjadi alasan utama mengapa lebih banyak orang memilih jenis bahan kain yang satu ini untuk diproduksi.

PET ini terbuat dari ethylene glycol yang dicampur dengan tereftalat acid. Penggunaannya tidak terbatas untuk pakaian seperti produksi bahan polyester jilbab dan celana saja. Akan tetapi PET ini juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan botol plastik, minuman bersoda, dan lain sebagainya yang tergolong dalam bahan polyester fiber.

2.   Poly-1 4-Cyclohexylene Dimethylene Tereftalat (PCDT)

PCDT adalah jenis bahan polyester yang lebih kompleks kandungan senyawa kimianya. Proses pembuatan bahan PCDT juga lebih lama dibandingkan dengan pembuatan bahan PET. Walaupun begitu, elastisitas yang dimiliki oleh bahan polyester PCDT lebih baik dari pada polyester jenis lain. Karenanya, ia tetap dibutuhkan dalam industri tekstil dan memiliki peminatnya tersendiri.

Baca juga : Bahan Babyterry : Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan dan Harganya

Bila PET banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian, bahan PCDT lebih banyak digunakan untuk membuat tirai, pembungkus busa pada sofa, dan cover furnitur lainnya. Hal ini karena PCDT memiliki tingkat ketahanan kain yang lebih besar dari pada PET. Ciri khas dari PCDT ini adalah lembaran kainnya lebih berat dan tidak mudah sobek.


3.   Benang Sintetis

Beberapa jenis benang juga ada yang terbuat dari bahan polyester. Bila benang sintesis ini dipintal bersamaan dengan benang filament, benang pintal, dan benang bertekstur lain, maka hasil yang didapat adalah sebuah lembaran kain polyester. Walaupun terbuat dari bahan sintetis, namun kain yang dibuat dari benang ini akan terlihat paling alami dibandingkan dengan bahan PET dan PCDT.

Kelebihan Bahan Polyester yang Wajib Diketahui

Sebagai sebuah bahan yang tercipta dari campuran senyawa-senyawa kimia, polyester tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan juga. Agar lebih mudah dipahami, penjelasannya akan kami bagi dalam poin-poin berikut ini.

1.   Kualitas

Kain yang terbuat dari bahan polyester dikenal memiliki kualitas yang baik. Ia tidak mudah sobek dan tidak mudah kusut. Bila digunakan sebagai bahan pakaian, penggunanya pasti akan mendapatkan kenyamanan maksimal saat baju yang menggunakan bahan dari polyester ini digunakan untuk aktivitas outdoor. Jersey yang terbuat dari kain polyester juga tidak mudah melar walaupun telah digunakan berkali-kali. Sebab, tingkat elastisitas yang dimiliki sangatlah baik sehingga dijamin jersey polyester Anda akan tahan lama.

2.   Ketahanan

Bahan polyester memiliki ketahanan yang baik terhadap kuman dan bakteri sehingga kainnya tidak akan mudah bau busuk. Karena itu, ia sangat cocok digunakan sebagai bahan produksi tirai dan cover furnitur. Jadi, Anda tak perlu sering-sering mencucinya karena memang tidak mudah bau akibat bakteri/kuman.

Bila terpaksa mencuci tirai atau cover furnitur yang terbuat dari kain polyester pun, ia akan cepat kering. Sebab, ketahanannya terhadap air sangatlah baik, bahkan cenderung water resistant / tahan air. Anda juga tak perlu khawatir untuk menambahkan bahan cuci pakaian dari zat kimia, karena kain polyester akan tetap baik-baik saja dan tidak akan rusak walaupun dicuci berkali-kali.

bahan polyester 2
Kain Polyester

Kekurangan dari Bahan Polyester

Beberapa hal yang cukup mengganggu ketika sedang mengenakan pakaian terbuat dari kain polyester antara lain :

1.   Panas saat Dipakai

Bahan polyester ini teksturnya rapat sehingga tidak menyerap keringat. Alhasil bila digunakan sebagai bahan pakaian, penggunanya akan mudah gerah akibat keringat yang tidak terserap kain. Agar tetap nyaman dipakai, sebaiknya anda mengenakan baju atau jaket berbahan kain polyester pada saat musim hujan. Sebab, kain polyester untuk jaket yang cenderung panas akan mampu melindungi Anda dari udara dingin.


2.   Tidak Direkomendasikan untuk Kulit Sensitif

Bahan polyester tebal atau tipis sama-sama memiliki permukaan kain yang halus dan licin. Walaupun begitu, fakta bahwa ia terbuat dari campuran zat-zat kimia membuat beberapa orang yang berkulit sensitif dapat terkena iritasi. Karena itu, sebaiknya Anda mengenakan kaos spandek terlebih dulu sebelum mengenakan pakaian yang menggunakan kain polyester agar kulit tetap terjaga.

3.   Rentan terhadap Panas

Bahan atau kain polyester yang mengandung polymer di dalamnya membuat bahan ini menjadi mudah terbakar. Hal ini juga berlaku untuk kain lain yang sama-sama terbuat dari benang sintetis. Kain yang terbuat dari bahan alami juga bisa saja terbakar. Namun, tingkat kerentanannya masih lebih baik dibandingkan dengan kain polyester.

Selain mudah terbakar akibat api, kain polyester juga berpotensi menyusut bila disetrika dengan suhu yang terlalu panas. Karena itu, sebaiknya Anda melapisi dengan koran saat menyetrika atau bisa dengan cara mengecilkan suhu setrikanya dalam mode sedang. Ketika menjemur pun sebaiknya tidak langsung di bawah sinar matahari agar kualitas kainnya tetap terjaga.

Harga Rata-rata Kain Bahan Polyester

Harga kain polyester bervariasi tergantung ketebalan, warna, motif, serta patokan harga toko itu sendiri. Bila tokonya sedang mengadakan diskon, pastinya anda bisa dapat harga miring. Bila Anda beli di toko tangan pertama dan bukannya dropshiper, harga yang didapat juga bisa lebih murah tentunya. Namun harga rata-rata untuk 1 meter kain polyster berkisar antara 38.000 – 70.000 rupiah.

Nah, itulah ulasan mengenai serba-serbi kain dari bahan polyester yang bisa kami bagikan pada Anda saat ini. Semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan yang lebih pada Anda dan jangan bosan-bosan mampir ke Ahyanahijab.com untuk mempelajari jenis-jenis kain yang lain. Selamat membaca.

 

2 thoughts on “Bahan Polyester : Spesifikasi, Jenis, Kelebihan, Kekurangan dan Harganya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *