Bermacam pakaian dari bahan cotton dort

Bahan Cotton Dort: Spesifikasi dan Harga Terbaru

Posted on

Bahan cotton dort memiliki nama lain atau kerap dipanggil dengan babyterry. Ia sendiri merupakan salah satu kain yang digandrungi untuk fesyen-fesyen jaket. Apa alasannya? Salah satu sebabnya adalah ketebalan kain yang dapat menghangatkan tubuh, selain itu juga lembut di kulit. Kamu bisa cek ke toko-toko pakaian yang mana jaket, sweater, dan lain-lainnya, pasti memakai cotton dort atau cotton fleece.

Sekilas dari nama, cotton dort akan sangat asing terdengar di telinga. Kamu juga akan sulit menemukannya di toko-toko penyedia kain baik online maupun offline. Karena itu, jika mencari bahan cotton dort akan lebih baik memakai “term” pencarian babyterry. Oiya, jangan sampai tertukar dengan bahan cotton fleece yang sering disebut kain terry.

Kok bisa mudah tertukar antara bahan cotton dort dan cotton fleece? Sebabnya adalah kedua kain ini sebenarnya merupakan jenis kain yang sama, namun “spesies”-nya berbeda. Perbedaan terletak di permukaan kain di mana cotton fleece lebih menyerupai kain wol. Daripada bingung, yuk, kita bahas tuntas soal kain cotton dort berikut ini.

 

Spesifikasi bahan cotton dort

Bahan babyterry mempunyai permukaan kain yang mirip dengan handuk. Kainnya pun tidak terlalu tebal, setidaknya untuk bahan sejenis yang digunakan sebagai kain fesyen penghangat badan atau pelindung dari udara dingin. Pada jenis cotton fleece, kain dort diproses demi menampilkan serat serabut seperti pada wol. Biasanya di bagian tepi lembar kain fleece, masih terdapat bagian seperti handuk yang menjadi ciri dari kain dort. Itulah kenapa kita bisa menganggap kedua bahan ini bersaudara.

Itu sekilas mengenai perbedaan dan asal muasal dari cotton dort beserta fleece. Dua kain itu pun memiliki variasi berdasarkan bahan yang dibuat untuk membentuk seratnya. Ada yang mencampurkan polyester, spandex, juga CVC. Untuk urusan penyerapan cairan terbaik, carilah kain terry yang menggunakan banyak unsur katun. Bahkan ada juga yang memakai bahan combed di mana kualitasnya berada di atas katun.

permukaan kasar cotton dort dua sisi pada sweater warna ungu muda
Permukaan kasar cotton dort dua sisi pada sweater warna ungu muda.
Sumber: Ahyana Hijab

Awalnya, kain babyterry sengaja dipakai sebagai bahan pembuatan handuk anak-anak. Ini karena bahannya yang mampu menyerap cairan dengan cepat dan lembut di kulit. Apalagi khusus untuk anak-anak, mereka rawan terkena iritasi sehingga membutuhkan kain yang benar-benar lembut agar nyaman dipakai.

Pada kala itu, bentuk permukaan bahan babyterry lebih seperti loop atau jalinan melingkat kecil yang merata. Dua sisi permukaan kain dibuat demikian hingga kemudian pemanfaatan kain cotton dort berubah dengan diaplikasikan sebagai busana pakai. Permukaan berpola loop mulai hanya diaplikasikan pada satu sisi saja.

Kain baby terry kebanyakan terbuat dari 100 persen serat kapas. Hal ini kemudian diakali dengan mencampurkan polytheine yang seringkali diatur dengan rasio 80:20.  20 merupakan rasio untuk bahan campuran di mana polytheine menjadi favorit banyak orang. Selain menjadikan kain lentur atau elastis, bahan tersebut juga murah serta dapat diperoleh dengan mudah.

Ciri-ciri kain cotton dort

Selain ciri fisik pada permukaan kain seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada juga ciri-ciri lain kain cotton dort. Ciri tersebut adalah kain yang tidak panas karena bisa menyirkulasikan udara dengan baik, walaupun bahan kainnya tebal. Selain itu, cotton dort juga menyimpan panas pada permukaan kain bagian dalam dan tidak mengeluarkannya. Itulah kenapa bahan cotton dort cocok digunakan sebagai baju hangat.

Ciri berikutnya adalah kelenturan kain meskipun dirajut dengan gaya ganda seperti “jersey double knitted” yang malah keras. Selanjutnya adalah sisi perut yang memiliki rongga kecil. Rongga itulah kunci kenapa cotton dort memiliki daya serap baik. Rongga ini akan semakin banyak bila cotton dort digunakan untuk selimut. Selain hangat, keringat orang di bawah selimut juga dapat terserap dengan baik.

Jenis-jenis bahan cotton dort yang tersedia di pasaran

Pertama, baby terry full katun yang terbuat dari 100 persen cotton. Kedua, baby terry campuran antara katun dengan polyester. Ketiga, baby terry CVC merupakan gabungan dua serat benang polyester dan katun yang dirajut bersama. Lalu keempat, combed baby terry merupakan versi eksklusif katun yang memiliki berat massa ringan namun juga mempunyai tampilan berkelas.

kain combed cotton dort yang digunakan sebagai kaos
Kain combed cotton dort yang digunakan sebagai kaos.
Sumber: Lazada

Cara merawat kain babyterry

Cara perawatan kain satu ini sangat mudah. Hanya saja perlu diperhatikan dengan seksama. Cara-cara tersebut dapat dirangkum dalam penjelasan di paragraf berikut.

Pertama, hindari mesin cuci dan cuci pakaian dengan tangan saja. Cara ini akan membantu kamu agar serat kain berupa loop tadi “mbeladus”. Hindari menyikatnya apalagi dengan sikat berbulu kasar. Kedua, jauhkan dari sumber panas seperti cahaya terik matahari dan seterika bersuhu tinggi. Kalau kamu mengikuti rangkuman tersebut, niscaya bahan cotton dort akan awet.

 

Harga kain cotton dort

Kamu bisa membeli kain cotton dort baik dengan ukuran panjang meteran atau berat kilogram-an. Khusus untuk partai besar, sebagai saran lebih baik untuk membeli model roll. Sebenarnya bahan babyterry juga mudah ditemukan di pasaran, paling mudah mengecek langsung di berbagai marketplace. Sebagai informasi untuk ukuran panjang 1,8 meter, harga standarinya bervariasi mulai dari Rp 65.000 sampai Rp 130.000-an. Panjang kain 1,8 meter tersebut memiliki berat 1 kilogram.

Kalau dari pengalaman penulis sendiri, lebih baik membeli kain babyterry yang dibanderol Rp 85.000 ke atas. Kain dengan kisaran harga tersebut, biasanya sudah termasuk kualitas bagus atau premium sehingga nyaman digunakan. Kain cotton dort yang lebih murah, cenderung tidak enak dipakai dan kemungkinan buruknya malah bisa menimbulkan iritasi kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *