kain untuk gamis
kain untuk gamis

23 Jenis Kain untuk Gamis Terlengkap

Posted on

Jenis Kain untuk Gamis – Salah satu hal mendasar yang perlu kita ketahui sebelum membeli atau memproduksi gamis adalah jenis kainnya. Sebab, ada berbagai macam jenis kain untuk gamis yang dapat kita temui di pasaran. Untuk memproduksi gamis, jenis kain untuk gamis yang akan kita produksi harus kita ketahui dengan detail agar gamis yang dihasilkan berkualitas bagus dan disenangi pasar. Sedangkan, untuk keperluan membeli, jenis kain untuk gamis juga harus kita ketahui sebelum membeli. Sebab, jangan sampai ketika membeli gamis, apalagi membeli lewat online shop, gamis yang kita beli ternyata kualitasnya buruk.

Nah, oleh karena itu, kali ini ahyanahijab.com akan membagikan beberapa jenis kain untuk gamis sebagai referensi anda dalam memproduksi atau membeli gamis. Simak beberapa jenis kain untuk gamis berikut ini:

Jenis Kain untuk Gamis

1. Kain Balotelli

Kain balotelli adalah jenis kain yang tidak transparan. Kain ini mempunyai tekstur mengkilat dan garis-garis. Selain itu, kain balotelli juga tidak panas apabila dipakai. Sedangkan,serat kain balotelli memiliki tingkat kerapatan yang lumayan.

Kelebihan lain dari kain ini adalah tidak menerawang. Kain balotelli ini bersifat jatuh dan lemas. Meskipun tebal, kain ini terbilang cukup ringan saat dipakai. Tak hanya itu, jika anda termasuk orang yang malas menyetrika, tenang saja, kain balotelli ini cocok untuk anda karena sifatnya yang tidak mudah kusut.

Baca Juga : Kain Maxmara : Jenis, Spesifikasi dan Harganya

Baca Juga : Kain Twiscone : Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan dan Harganya

Apabila dibandingkan dengan wolfish, jelas kain balotelli lebih bagus. Harganya pun lebih mahal ketimbang harga kain wolfis. Oleh karena itu, gamis yang dihasilkan dari bahan kain balotelli ini akan tampak lebih eksklusif dan anggun.

Akan tetapi, terlepas dari kelebihan-kelebihannya di atas, kain ini juga tidak luput dari kekurangan. Kain ini akan terasa sedikit lebih kasar apabila diraba karena garis-garis yang ada pada teksturnya.

kain untuk gamis
kain untuk gamis

2. Kain Crepe




Kain crepe adalah jenis kain yang berbahan stretch serta adem dan nyaman saat dipakai. Ada berbagai macam jenis kain crepe yang ada di pasaran. Ada diamond crepe, bubble crepe, moss crepe, Woll crepe, plisse crepe, moroccan crepe, crepe de chine, como crepe, arabian crepe, crezia crepe, diamond crepe italiano, diamond crepe georgette, dan barbie crepe ceruti. Semua kain crepe ini termasuk jenis kain untuk gamis. Mari kita bahas satu per satu.

Baca Juga : Kain Diamond Crepe : Jenis, Spesifikasi dan Harga

2. 1. Diamond Crepe Italiano

Jika diraba terasa kasar dengan ciri khas kain crepe yang bertekstur seperti kulit jeruk. Kain jenis ini lebih tipis dan terlihat menerawang. Kain diamond italiano ini memiliki tingkat elastisitas yang cukup namun masih dibawah crezia crepe dan diatas moss crepe. Kain diamond italiano terasa lebih halus daripada diamond georgette. Cocok dijadikan sebagai bahan kain untuk gamis anda.

2.2. Diamond Crepe Georgette

Diamond crepe georgette memiliki tekstur kulit jeruk. Akan tetapi, tekstur kulit jeruknya tidak terlalu tampak. Bentuk tekstur kulit jeruk yang ada pada diamond crepe georgette ini berbeda dengan tekstur kulit jeruk pada diamond crepe italiano, meskipun hampir sama. Tekstur jeruknya lebih kasar apabila dibandingkan dengan diamond crepe italiano. Selain itu, elastisitas kain diamond crepe georgette tidak seelastis diamond crepe italiano. Cocok untuk dijadikan sebagai bahan kain untuk gamis anda.

2. 3. Berbie Crepe Ceruti

Kain berbie crepe ceruti ini lebih tipis dan ringan apabila dibandingkan dengan kain crepe lainnya. Kain ini tidak terlalu elastis sebagaimana diamond crepe italiano atau diamond crepe georgette. Kain jenis ini juga cocok untuk dijadikan bahan dasar kain untuk gamis atau burqoh anda.

2. 4. Bubble Crepe

Sebagaimana diamond crepe italiano dan diamond crepe georgette, kain bubble crepe juga memiliki tekstur kulit jeruk. Bedanya, tekstur kulit jeruk yang ada pada kain bubble crepe lebih terasa dan tampak dibandingkan dengan lainnya. Jika dilihat sekilas, kain ini memang tampak kasar. Akan tetapi, apabila anda meraba dan menyentuhnya, ternyata kain ini juga lembut. Kesan flowy yang dimiliki kain ini menjadikannya tidak mudah kusut. Sangat cocok sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.



2. 5. Woll Crepe

Tekstur dari woll crepe sebenarnya mirip dengan bubble crepe. Dan, kain jenis ini agak menerawang. Terutama apabila mengenai cahaya. Berbeda dengan kain crepe yang kebanyakan memiliki tekstur jeruk, kain woll crepe memiliki tekstur berpasir. Oleh karena itu, kain ini tidak lentur dan tidak melar. Akan tetapi, anda harus menggunakan lapisan apabila hendak menggunakannya sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda karena sifatnya yang agak menerawang.

2. 6. Moroccan Crepe

Berbeda dengan kain crepe jenis lainnya, kain Moroccan Crepe atau biasa juga disebut sebagai Morocain Crepe ini terbuat dari woll, sutra dan rayon. Bobotnya lebih berat dibandingkan dengan kain crepe lainnya. Bentuknya yang bergelombang menjadikannya cocok dijadikan untuk jas untuk laki-laki atau untuk bahan dasar kain gamis atau baju wanita.

2. 7. Plisse Crepe

Kain plisse crepe ini mempunya kerutan sebab bahan dasar pembuatannya adalah katun. Pola garis yang ada dalam kain ini adalah hasil kerutan yang merupakan ciri utama dari kain ini. Namun, dalam pembuatannya, kain plisse crepe ini menggunakan bahan kimia. Meskipun begitu, kain ini juga cocok dijadikan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

2. 8. Como Crepe

Karakteristik utama dari kain como crepe adalah kelembutannya. Meskipun tebal, kain ini tidak gampang melar. Oleh karena itu, kain ini menjadi nyaman ketika dipakai. Sangat cocok untuk bahan dasar kain untuk gamis anda.


2. 9. Crepe de Chine

Diantara kain crepe lainnya, kain Crepe de Chine termasuk ke dalam golongan kain yang terbilang berharga mahal. Teksturnya seperti pasir namun halus ketika disentuh dan dipakai. Karena sifatnya yang mengkilap, kain jenis ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan dasar kain untuk gamis atau baju pesta anda.

2. 10. Moss Crepe

Sebagaimana umumnya kain crepe, Moss Crepe juga memiliki tekstur kulit jeruk. Apabila dibandingkan dengan wool crepe atau bubble crepe, moss crepe terbilang lebih tebal. Selain tidak menerawang, moss crepe juga sangat lembut dan sangat gampang dibentuk. Di sisi lain, kain ini juga sangat adem saat dipakai. Oleh karena itu, sangat nyaman dipakai dan tidak membuat gerah si pemakai. Oleh karenanya, kain moss crepe ini sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

2. 11. Arabian Crepe

Meski hampir sama dengan moss crepe, namun kain Arabian Crepe ini lebih bagus dibandingkan dengan moss crepe. Gradenya lebih tinggi. Memang sih, harganya lebih mahal. Akan tetapi, sebanding lah dengan ketebalan, kelembutan dan keademan yang dimiliki kain ini. Kain ini sangat nyaman dipakai dan sangat cocok sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

2. 12. Crezia Crepe

Elastisitas dan kemelaran dari kain crezia crepe ini cukup tinggi. Teksturnya berbentuk pola wajik kecil-kecil. Akan tetapi, karena pola wajiknya sangat kecil sehingga tidak terlalu tampak jelas. Dibandingkan dengan woll crepe dan moss crepe, kain jenis ini lebih tipis dibandingkan keduanya. Karena lebih tipis, wajar apabila bobotnya juga ringan. Meski begitu, kain ini tidak mudah kusut sehingga cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.


3. Kain Jersey

Kain jenis ini sangat udah kita temui di pasaran. Ada yang polos, ada pula yang bermotif. Sifat dari kain ini adalah mudah melar alias elastis. Meski begitu, kain ini terbilang cukup halus, tebal dan terakhir, tidak berbulu. Sebenarnya, kain ini tidak cocok digunakan untuk gamis, kecuali apabila anda merangkapinya dengan yang lainnya, masih oke lah apabila digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

4. Kain Chiffon (Kain Sifon)

Kain jenis ini mempunya banyak motif dan warna. Karakteristiknya transparan dan halus. Dan, kain ini bisa menyerap warna lain apabila dicuci. Oleh karena itu, harus dipisan ketika dicuci. Sifatnya yang jatuh cocok dijadikan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda, meskipun anda harus memadukannya dengan bahan lain agar tidak menerawang.

5. Kain Rayon

Kain ini memang mudah kusut meski agak licin dan bertekstur lembut dan halus. Sifatnya jatuh dan menyerap keringat. Banyak motif pilihan yang bisa dipilih untuk kain jenis ini. Memang sih lebih cocok digunakan untuk daster atau pakaian santai, akan tetapi, apabila dipadukan dengan bahan lainnya, kain ini juga bisa dijadikan bahan dasar kain untuk gamis anda kok.

6. Kain Katun Jepang

kain untuk gamis
kain untuk gamis

Beberapa tahun belakangan, katun jenis ini sangat laku di pasaran. Hampir tidak ada perempuan yang tidak tahu kain jenis ini. Sebab, kain ini bisa dikreasikan menjadi banyak hal. Menjadi sprei, gorden, bed cover, hingga baju dan gamis. Serat kain ini lembut dan permukaannya halus. Selain itu, warna dari kain katun jeparang ini juga tidak mudah luntur. DI samping motifnya yang unik, cantik dan beragam. Tidak cukup sampai di situ, kain jenis ini juga menyerap kerinngat dan sangat nyaman dipakai. Oleh karena itu, kain jenis ini juga cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.


7. Kain Cotton Combed

Kain jenis ini adem saat dipakai dan dapat menyerap keringat dengan baik. Sebenarnya, kain jenis ini lebih cocok apabila digunakan sebagai bahan dasar kaos. Akan tetapi, apa salahnya apabila anda mencoba mengkreasikannya sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda bukan?

8. Kain Woll Peach (Wolfis)

Woll Peach atau juga wolfis juga merupakan kain yang selalu ramai di pasaran. Warnyanya yang soft dan cerah yang disertai motif-motif cantik menjadikannya sebagai primadona. Meski tebal, woll peach tetap ringan. Karena ketebalannya itulah kain ini menjadi tidak menerawang. Selain itu, kain ini juga adem ketika dipakai dan tidak mudah kusut. Di samping juga sangat gampang untuk disetrika karena tidak licin. Oleh karena itu, kain jenis ini sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

9. Kain Ceruti

Kain ceruti tergolong kain yang lembut dan elastis, meskipun agak tipis. Sebagaimana kain crepe kebanyakan, kain jenis ini juga memiliki tekstur seperti kulit jeruk. Bedanya, ada bintik-bintik kecil yang wananya senada dengan warna kain. Kelebihannya, kain ini jatuh saat dipakai dan mudah dibentuk. Oleh karena itu, kain jenis ini juga sangat cocok dijadikan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

10. Kain Katun Ima

Kelebihan dari kain ini adalah bahannya yang halus dan tidak berbulu. Selain daya serapnya terhadap keringat yang cukup tinggi, kain ini juga nyaman dipakai serta tahan lama dan awet. Akan tetapi, sayangnya kain ini rawan terkena jamur dan mudah kusut. Meski begitu, kain jenis ini masih cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

11. Kain Maxmara

Kain maxmara merupakan salah satu kain yang digemari oleh para wanita dari berbagai usia dan kalangan. Sebab, motifnya cantik-cantik dan unik-unik. Selain itu, ia juga sangat halus dan lembut. Jatuh dan ringan saat dipakai serta tidak menerawang dan tidak mudah kusut. Di samping juga mudah sekali dibentuk. Lengkap sudah keunggulan kain yang satu ini. Jadi, kain jenis ini memang sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

12. Kain Katun Linen

Memang sih, katun linen cenderung kaku. Namun, kain ini ringan dan halus kok. Selain juga jatu saat dipakai. Kain ini memang tergolong kain yang tidak tebal karena bobotnya yang terbilang ringan. Akan tetapi, banyak pilihan warna dan motif cantik-cantik untuk kain yang bisa anda gunakan sebagai bahan dasar kain untuk gamis anda.

 

(Ahyana Hijab)

5 thoughts on “23 Jenis Kain untuk Gamis Terlengkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *